Langkah Awal Aplikasi Teori “Codification” pada Blog

Tidak pernah terpikir sebelumnya bahwa menjadi seorang blogger berarti kita juga harus menjadi seorang marketer. Mengapa? Karena seperti halnya seorang marketer yang ingin produk/ layanan nya laris di pasaran, seorang blogger juga ingin agar tulisannya dibaca oleh khalayak ramai.

Dengan perkembangan yang berjalan sangat pesat, tentunya ’saingan’ kita akan terus bertambah. Dan seiring dengan persaingan tersebut, para pembaca akan semakin kritis karena mereka dihadapkan pada beragam pilihan bacaan dengan waktu yang semakin terbatas.

Ada banyak sekali cara-cara yang dapat kita aplikasikan untuk ‘mempertahankan’ para pembaca kita. Salah satu cara yang sangat menarik adalah teori “” yang disampaikan oleh Bapak Kartajaya, seorang pakar pemasaran dari Indonesia. Beliau menyampaikan bahwa “Di era New Wave, yang menjadi nyawa perusahaan adalah dari -nya. Kode ini adalah yang dicari konsumen.”

Merujuk pada teori ini, perusahaan dapat kita analogikan sebagai kita. Sedangkan konsumen dapat kita analogikan sebagai para pembaca. Sehingga yang perlu kita lakukan untuk mempertahankan pembaca adalah merumuskan kode bagi kita.

Bagi yang sudah berjalan lama (just like mine), setidaknya ada tiga langkah awal yang dapat aplikasikan dalam kita untuk menemukan kode yang tepat, yaitu :

1. Membangun
Ada beragam topik yang dapat kita bahas dalam , tetapi alangkah baiknya apabila kita hanya membahas satu topik tertentu. Semakin spesifik topik kita, semakin fokus pula materi pembahasan yang dapat kita sampaikan. Hal ini akan menarik pembaca dengan minat yang sama untuk membaca kita. Apabila sebelumnya topik kita sangat beragam, mungkin inilah waktunya kita untuk melakukan “ Repositioning”.

Salah satu contoh favorit saya adalah milik Ivan & Toni di http://navinot.com/. Mereka berdua dengan sangat brilian berhasil membuat postingan tentang dunia Komputer dan Teknologi dengan bahasa yang mudah mengerti. Tak heran mereka berhasil menjadi pemenang dalam “Kategori Komputer dan Teknologi Terbaik” di Pesta Blogger 2009.

2. Membangun karakter
Ribuan dapat kita temukan dengan mudah, tapi tidak semuanya mempunyai karakter yang kuat. Karakter ini sangat penting dalam menentukan identitas kita di ranah daring. Dengan berjalannya waktu, tentunya kita semakin mengetahui karakter apa yang cocok kita terapkan dalam kita. Bisa jadi karakter tersebut adalah cara penulisan kita yang unik atau bisa juga cara kita dalam menyapa para pembaca.

Contoh yang mempunyai karakter kuat adalah milik Ketua Pesta Blogger 2008 : Wicaksono alias Ndoro Kakung. Beliau selalu memberikan sapaan khas pada setiap akhir postingan nya di http://ndorokakung.com/

3. Membangun Network
Tradisi blogwalking dan saling memberikan komentar pada lain bukan hanya berguna untuk menaikkan traffic, tetapi juga bisa membangun network. Dan hal ini lebih penting karena dengan semakin luas network kita, akan semakin tinggi pula kemungkinan adanya pembaca-pembaca baru. Biasanya, justru network pasif lah yang mendatangkan peluang yang lebih tinggi daripada network aktif kita.

Proses membangun network ini secara berkesinambungan selalu berusaha saya lakukan setiap bulan dengan aktif dalam forum FreSh (Freedom of Sharing), sebuah forum sharing yang merupakan ajang diskusi, kumpul-kumpul, networking, sharing ilmu dalam industri kreatif, dimana saya dipercaya sebagai salah satu committee.  Lebih detail mengenai forum ini dapat dilihat di http://freshyourmind.com/

Ketiga langkah tersebut memang terlihat mudah, tetapi sampai sekarang pun, I still keep struggling to do them.

Satu hal yang dapat disimpulkan dalam teori “” ini adalah bahwa “Be unique” is not enough right now, what we need to do it “Be a that stand from the crowd with our own specification/ “.

Karena itulah mari kita mencoba untuk merumuskan kode kita, semakin otentik kode tersebut, semakin susah para ‘pesaing’ kita meniru. Dan hasilnya, para pembaca kita akan setia membaca tulisan kita walaupun banyak baru yang bermunculan.

So, shall we do it together, guys?

Tulisan ini dibuat untuk berpartisipasi dalam acara Bloggers @ MarkPlus Conference 2010

Source image : http://www.gettyimages.com/

Recent Entries

27 Responses to “Langkah Awal Aplikasi Teori “Codification” pada Blog”

  1. dilla Says:

    sampe sekarang, blom ketemu DNAku.. :lol:
    keren mbak tulisannya ^^

  2. Fany Says:

    sepertinya mudah, tapi dalam pelaksanaannya emang susah ya buat jadi “blog that stand from the crowd with our own specification/DNA“.
    apalagi kalo punya minat di banyak hal. ^^

    tulisannya bagus :D

  3. catur pw Says:

    masih inget wejangan HK (hermawan kartajaya) tiap perusahaan (orang/blogger) musti jelas brand, positioning and differentiation, mungkin ini yg dimaksud DNA personal branding kali ya?

  4. pinkparis Says:

    @Dilla : makasih :) aku juga masih berusaha menemukan pola itu kok ;)

    @Fany : thanks for the complement. iya neh, aku juga pengen nulis ini dan itu. susah mo bikin niche blog.

    @catur : sepertinya begitu mas. brand, positioning dan differentiation ternyata sangat penting. mohon petunjuknya ya …. :)

  5. ndoro kakung Says:

    terima kasih untuk ulasannya. aku malah baru tahu tentang karakter yang kuat itu, padahal dulu bikinnya nggak sengaja lo :D

  6. Anil Devdan Says:

    Blogku malah masih baru, lebih ke arah jurnal pribadi. Entah seperti apa nantinya. Aku jadi ingin tahu seperti apa nanti DNA yang membentuk blogku di masa datang.

  7. Bloggers @ MarkPlus Conference 2010 | Deddy Andaka 's Blog Says:

    [...] Langkah Awal Aplikasi Teori “Codification” pada Blog – Risna Cahyati [...]

  8. tamacrea Says:

    So what’s your “Codification” …

  9. Latree Says:

    I did, try to build a niche blog with a character, but don’t have much time to build a network by blogwalking.. :(

  10. soulharmony Says:

    numpang ngopy

  11. soulharmony Says:

    numpang ngopy artikelnya juga

  12. zee Says:

    Benar sekali sis.
    Memang setiap blog akan susah disaingi bila punya ciri dan karakter sendiri. Dan tidak gampang, butuh waktu untuk membuat suatu ciri.

  13. rian Says:

    blog ku malah ga tau arahnya mau kemana. cuma posting apa yang inget aja.. :(

  14. elia|bintang Says:

    oo ikutan markplus juga yah! berarti nanti kita sama2 kesana dan sama2 ada di bukunya pak hermawan.. *ngarep* :lol:

  15. zam Says:

    haha! mantab! boleh dibilang, blogger itu ya redaktur, fotografer, hingga merketer. wartawan aja kalah! hihihih..

  16. soulharmony Says:

    thanks infonya ya

  17. MarkPlus Conference 2010 free ticket winners is out! by Dhe Blog Says:

    [...] Langkah Awal Aplikasi Teori “Codification” pada Blog [...]

  18. morishige Says:

    menurut saya yang paling susah itu adalah membangun niche blog. awal-awal ngeblog, yang ada dalam pikiran saya adalah bagaimana blog saya bisa berisi banyak tulisan..

    bagi saya, perlu waktu sekitar 1,5 tahun untuk bisa konsisten bikin posting dalam “jalur yang benar”. :mrgreen:

  19. Anis Says:

    Hai.. salam kenal. Sampe ketemu hari kamis ya.. :-)

  20. aLe Says:

    Yup,
    Niche kadang bikin sepi posting,
    Karena mandek ide,
    Gado² bikin rame posting,
    Tp pengunjung jg ga jelas :D
    Enaknya apa punya dua bLog aja ya?

  21. blog2 yg ter-invite MarkPlus Conference 2010 (bag2) « Guru Kencing berDiri, dua tiga Pulau terLampaui Says:

    [...] Langkah Awal Aplikasi Teori “Codification” pada Blog [...]

  22. mamah aline Says:

    blog that stand from the crowd with our own specification/DNA, sulit menrapkan teory tetapi bisa dicapai dengan keuletan juga ya

  23. pinkparis Says:

    @Ndoro Kakung : ah, ndoro merendah :p

    @Anil : gud luck, kayaknya memang harus by the time sampe kita tau mo dibawa kmana blog kita ini

    @tamacrea : still looking ;)

    @Latree : yours are already nice, I love it :)

    @soulharmony : please do but do not forget to give the credit

    @zee : agree 1000%

    @rian : santai saja, just keep writing

    @elia : amieeeen. ternyata tidak dapet dua-duanya. lol.

    @zam : second that :D

    @morishige : wew, 1.5 tahun ya. lah aku dah gak tau berapa tahun masih aja bingung. lol.

    @Anis : hello, salam kenal juga

    @ALe : dua blog juga susah ngurusnya :p

    @mamah : yup, musti ulet itu salah satu kuncinya

  24. dhodie Says:

    Still looking for my own DNA… where are you? (lonely)

  25. zee Says:

    Sudah lama belom di-update sis….
    Liburan panjang kemana.,,,

  26. Venus Says:

    ini postingan kapaaaaan???? ahahaha… ayo update lagi ris :D

  27. pinkparis Says:

    @dhodie : (gym) (gym)

    @zee : iya neh *blushing* padahal gak kmana2 liburan ini.

    @Simbok : siap, mbok :)

Leave a Reply